Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

IHSG Diprediksi Tertekan Pada Perdagangan Hari Ini

SELASA, 23 JANUARI 2024 | 10:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah pada perdagangan Selasa (23/1) ini.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya dalam riset hariannya memproyeksikan bahwa pergerakan IHSG masih sedikit tertekan, yang dipengaruhi oleh sentimen pergerakan nilai tukar rupiah dan fluktuasi harga komoditas.

"Sehingga pola gerak market masih terlihat memiliki potensi bergerak sideways dalam jangka pendek," katanya.


Namun, kata William, selama support level masih dapat dipertahankan, maka momentum fluktuatif harga masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan trading harga.

Ia pun memprediksi pasar saham bergerak dalam rentang support 7.123 dan resistance 7.272 hari ini.

Pada perdagangan hari ini, CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham, di antaranya TBIG, TLKM, BBNI, JSMR, CTRA, AKRA, dan KLBF.

Pada penutupan perdaganagn Senin (22/1), IHSG terpantau ditutup di level 7.247. Indeks saham itu menguat 20,52 poin atau plus 0,28 persen dari perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data RTI Infokom, investor tercatt melakukan transaksi sebesar Rp11,55 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,63 saham.

Pada penutupan kali ini, 211 saham menguat, 325 terkoreksi, dan 232 lainnya stagnan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya