Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani bantah klaim dana abadi pesantren milik salah satu capres/RMOL

Politik

Puan: Enggak Benar Kalau Dana Abadi Pesantren Hanya Milik Satu Capres

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 16:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen telah mengawal secara ketat dana abadi pesantren dan membantah dana abadi yang disetujui parlemen itu hanya milik salah satu capres.

“Kami Fraksi PDIP mengawal dan menyetujui dana abadi Pesantren di tahun 2019. Itu saat Ketua DPR-nya saya,” kata Puan ketika menghadiri dalam Shalawat dan Doa untuk Keselamatan Bangsa yang digelar di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Bayt Al Hikmah, Pasuruan, pimpinan Kiai Idris Hamid, Minggu malam (21/1).

Puan menuturkan mayoritas fraksi di parlemen telah menyetujui dana abadi pesantren tersebut untuk kemaslahatan pesantren.


“Saya ikut tandatangan, saya minta Fraksi PDIP mengawal dana pesantren itu untuk mendidik dan bermanfaat bagi anak-anak pesantren,” imbuhnya.

Pihaknya membantah klaim bahwa dana abadi pesantren hanya dari salah satu capres.

“Jadi nggak benar kalau dana abadi itu hanya milik satu calon presiden,” tutupnya.

Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka mengatakan Gibran mengatakan program dana abadi akan dijadikan sebagai program unggulan yang merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 18/2019 tentang Pesantren.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya