Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Terobosan Global: Israel Setujui Penjualan Steak Sapi Rekayasa Pertama di Dunia

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 15:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Israel menyetujui perusahaan di negaranya untuk menjual steak pertama di dunia yang terbuat dari sel daging sapi yang dibudidayakan.

Perusahaan Aleph Farms, yang mendapat izin tersebut, akan membuat daging sapi dari sel yang berasal dari telur yang telah dibuahi dari seekor sapi bernama Lucy, seekor Black Angus yang tinggal di sebuah peternakan di California.

Namun demikian, masih diperlukan waktu berbulan-bulan sebelum produk tersebut bisa disajikan kepada publik karena regulator masih harus menyetujui label perusahaan dan melakukan pemeriksaan akhir.


“Mengatasi tantangan bersama seperti ketahanan pangan akan menjadi cara terbaik untuk memastikan kemakmuran kawasan Timur Tengah, serta kawasan lain di dunia yang sangat bergantung pada impor pangan, dengan penekanan pada Asia,” kata CEO Aleph Farms, Didier Toubia seperti dikutip Times of Israel, Senin (22/1).

Kementerian Kesehatan Israel yang mengeluarkan izin tersebut mengatakan bahwa pemberian merupakan bagian dari program percontohan protein alternatif yang dilakukan oleh Departemen Manajemen Risiko Pangan.

Mereka juga menyebutkan meningkatnya permintaan global terhadap “produk-produk yang tidak berasal dari makhluk hidup,” dan menambahkan bahwa mereka sedang berupaya untuk menyetujui sumber makanan alternatif.

Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut pembangunan ini sebagai “terobosan global” dan berita penting bagi ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, dan kepedulian terhadap hewan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya