Berita

Tangkapan layar Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud MD menyinggung Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka/Repro

Publika

Greenflation Sakit Kepala

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 13:33 WIB | OLEH: SALAMUDDIN DAENG

SAYA tidak nonton debat semalam, karena sejak sore saya sakit kepala. Tapi saya kaget pagi saya lihat di video Mahfud MD menolak menjawab pertanyaan Gibran Rakabuming Raka soal greenflation. Mahfud menyebut itu pertanyaan receh.

Padahal itu pertanyaan paling penting dalam isu transisi energi, masalah yang paling sering dipertanyakan, masalah yang paling sering dipersoalkan. Apa lagi kalau bukan masalah energi hijau yang masih mahal.

Setiap orang yang mau melakukan investasi di bidang listrik hijau pertanyaan kunci yang disampaikan adalah berapa harganya? Berapa harga jual listrik tersebut? Karena umumnya harga listrik hijau ini relatif mahal maka harga jualnya harus sesuai dengan kemampuan beli PLN dan kemampuan rakyat Indonesia untuk membeli listrik.


Tidak hanya di listrik, namun transisi energi ke BBM hijau juga menjadikan masalah harga BBM hijau sebagai kunci jawabannya.

Jika transisi energi ke energi hijau dilanjutkan, maka setelah itu harga energi menjadi naik baik harga listrik maupun BBM, atau para investornya meminta harga yang bagus atas energi hijau yang  mereka hasilkan, sehingga pemerintah mengambil langkah menaikkan harga untuk mendorong masuknya investasi maka itu akan membawa akibat greenflation atau kenaikan harga harga disebabkan oleh transisi ke energi hijau.

Mendengar Pak Mahfud menolak menjawab pertanyaan soal inflasi hijau atau greenflation, membuat saya tambah sakit kepala. Padahal ini adalah masalah kunci masalah inti yang dihadapi semua negara terkait transisi energi.

Mengapa? Karena energi hijau itu masih mahal. Sebagai contoh pembangkit listrik tenaga panas bumi lebih mahal dari pembangkit listrik tenaga batubara.

Maka greenflation atau inflasi hijau itu adalah  masalah inti dalam isu perubahan iklim atau isu transisi energi atau isu penurunan emisi. Transisi energi ke energi hijau bisa membuat harga harga barang naik atau mengakibatkan terjadinya inflasi hijau.

Oleh karenanya transisi energi ke energi hijau harus didukung kebijakan lainnya, misalnya dukungan anggaran APBN, dukungan suku bunga bank yang murah, dukungan perijinan yang mudah, dan berbagai insentif yang bisa memurahkan biaya investasi hijau. Dan inilah yang harus dijawab oleh Mahfud MD semalam, sehingga tidak membuat Gibran bingung mencari jawabannya.

Tapi muncul pertanyaan dihati saya apakah selama ini Pak Jokowi tidak pernah mengajak Pak Mahfud dalam berbagai agenda perubahan iklim yang dipimpin Indonesia, misal dalam G20 Presidency, atau di Just Energy Transition Partnership (JETP), atau selama ini Mahfud tidak lagi mau membaca tema tema perubahan saat ini.

Padahal kata Sri Mulyani, transisi energi dampaknya jauh lebih ganas dari Covid-19. Tapi ini memang pertanyaan sulit dari mas Gibran, mau bagaimana lagi? Pertanyaan ini sangat penting dalam isu perubahan iklim.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya