Berita

Relawan 08 APIK menyambangi Bengkel Kreatif Hello Indonesia (BKHI) Nahdlatul Ulama (NU) di Ciputat, Tangerang Selatan/Ist

Politik

Gaet BKHI NU, Relawan 08 APIK Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 12:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran terus dilakukan relawan 08 Aliansi Poros Indonesia Kuat (APIK).

Pada Minggu kemarin (21/1), basis massa pendukung Prabowo-Gibran ini mengunjungi Bengkel Kreatif Hello Indonesia (BKHI) Nahdlatul Ulama (NU) di Jalan Merpati Raya, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi kreativitas rekan-rekan di BKHI NU,” kata Bendahara Umum 08 APIK, Yanti Hermawati dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/1).


Di lokasi tersebut, mereka melihat hasil kreativitas kerajinan tangan berbahan baku sampah atau limbah plastik, kertas, dan lainnya hingga bernilai ekonomi tinggi.

Relawan APIK juga turut membagikan susu, roti, dan kacang kedelai edamame hasil panen sendiri kepada anak-anak maupun orang tua yang hadir mengikuti pelatihan kreatifitas dan seni tari.

Di sisi lain, Ketua BKHI NU, Muhammad Holis Satriawan menyebut BKHI adalah wadah kreativitas anak muda, khususnya kaum santri yang tidak berhenti pada tataran gagasan, namun lebih pada karya nyata generasi produktif yang akan dapat bersaing di era global saat ini dan mendatang.

“Kami di sini membina para pemuda agar bisa berkreativitas, berpikir cerdas, menjadi entrepreneur dan pengusaha muda yang baik. Kami juga membuat pameran dan memasarkannya,” jelas Holis.

Semangat BKHI itu pun dinilai sejalan dengan program-program Prabowo-Gibran.

Koordinator Perencanaan Program Relawan APIK 08, Wahyudin mengatakan, pihaknya siap bersinergi dengan BKHI untuk membuat program kegiatan yang melibatkan para Gen Z dan milenial.

“Kami akan membuat pelatihan untuk menciptakan entrepreneur muda yang andal dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru,” kata Wahyudin.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya