Berita

Perwakilan Tetap India untuk PBB Ruchira Kamboj/Net

Dunia

Ruchira Kamboj: India Bakal Melampaui Target SDGs 1.2 Sebelum Tahun 2030

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 10:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dengan komitmen kuat dan kapabilitas yang dimiliki, India diyakini mampu melampaui target Sustainable Development Goals (SDGs) 1.2 sebelum tahun 2030.

Hal itu diungkap oleh Perwakilan Tetap India untuk PBB Ruchira Kamboj saat hadir dalam dialog kebijakan tingkat tinggi Program Pembangunan PBB untuk Asia-Pasifik (UNDP).

Kamboj menekankan komitmen India untuk mendorong pembangunan yang didukung oleh semua orang dan berfokus pada pembangunan yang dipimpin oleh perempuan.


"India berada pada jalur yang tepat untuk melampaui Target SDG 1.2 (mengurangi separuh kemiskinan multidimensi) sebelum tahun 2030. Secara signifikan berfokus pada pembangunan yang dipimpin oleh perempuan," kata Kamboj, seperti dimuat ANI News pada Senin (22/1).

Perdana Menteri India Narendra Modi sebelumnya mengatakan bahwa India sedang berupaya mencapai tujuannya untuk 25 tahun ke depan, tepat di ulang tahun kemerdekaannya yang ke-100.

"Kita mempunyai cita-cita menjadi negara maju pada saat merayakan 100 tahun kemerdekaannya.  Oleh karena itu, durasi 25 tahun ini adalah Amrit Kaal-nya India," kata Modi.

PM Modi mengatakan mungkin saat ini India berada di posisi ke lima negara ekonomi terbesar di dunia. Tetapi dalam beberapa tahun ke depan, Modi memperkirakan India dapat menjadi tiga negara dengan perekonomian teratas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya