Berita

Toyota Motor di Thailand/Net

Otomotif

Gandeng Mitra Lokal, Toyota Dukung Dekarbonisasi Thailand

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 10:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan otomotif Jepang, Toyota Motor, sedang bersiap meluncurkan kampanye dekarbonisasi ekstensif di Thailand.

Bermitra dengan bisnis lokal terkemuka seperti Charoen Pokphand Group, Toyota akan fokus pada permintaan komersial untuk kendaraan listrik dan sel bahan bakar.

“Saya yakin tindakan kami saat ini dapat mengubah masa depan,” kata Chairman Toyota Akio Toyoda saat menghadiri lomba ketahanan bulan lalu di Buriram, Thailand, seperti dikutip dari Nikkei, Sabtu (20/1).


“Saya ingin orang-orang merasakan pilihan untuk menjadi netral karbon dengan menggunakan kelima indra mereka," ujarnya.

Toyoda bukan satu-satunya eksekutif Toyota yang mengunjungi Thailand pada bulan Desember.  Presiden Koji Sato dan Wakil Presiden Eksekutif Hiroki Nakajima telah tiba di Bangkok beberapa hari sebelumnya.

Perjalanan mereka bertepatan dengan pengumuman bahwa anak perusahaan Toyota, Daihatsu, yang memproduksi mobil mini kei, telah melakukan uji keselamatan yang cacat.  

Namun, meskipun terjadi krisis di dalam negeri, para eksekutif tetap tinggal di Thailand untuk memajukan aliansi dekarbonisasi dengan mitra lokal.

Selama di Thailand Toyoda dan rekan-rekannya bertemu dengan para pemimpin CP Group dan Siam Cement Group, termasuk Senior Chairman CP Group Dhanin Chearavanont.  

CP Group adalah pemain global di bidang agribisnis dengan pendapatan total puluhan miliar dolar, sementara Siam Cement lebih dari 30 persen dimiliki oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn.

Ketiga perusahaan tersebut sepakat untuk bermitra dalam mencapai netralitas karbon di Thailand, bersama dengan Commercial Japan Partnership Technologies (CJPT), yang didukung oleh Toyota dan rekan senegaranya Isuzu Motors, serta perusahaan leasing asal Thailand.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya