Berita

Debat cawapres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam (21/1)/Ist

Politik

TKD DKI Protes Pertanyaan Gibran Dianggap Recehan

SENIN, 22 JANUARI 2024 | 02:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud MD menyebut pertanyaan yang disampaikan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka receh sehingga tidak perlu dijawab.

Hal itu bermula saat Gibran bertanya kepada Mahfud bagaimana strateginya untuk mengatasi greenflation.

Mahfud lalu menjawab bahwa greenflation berhubungan dengan ekonomi hijau di mana sebuah proses pemanfaatan produk ekonomi dengan didaur ulang (recycle) bukan dibuat baru.


Merespons hal tersebut, Wakil Kordinator Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta Pitra Romadoni Nasution menyesalkan pernyataan Mahfud MD yang menyebut pertanyaan Gibran recehan.

Dalam debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Minggu malam (21/1) tersebut, kata Pitra, Mahfud yang mengaku sebagai akademis tapi tidak mengerti tentang greenflation. Sehingga tidak mampu menjawab pertanyaan Gibran yang berujung merendahkan pendamping Prabowo Subianto itu dengan menyebut pertanyaannya recehan.

Pitra mengatakan, sosok asli Mahfud MD terlihat ketika kalah berdebat dengan Gibran soal greenflation.

"Mahfud tidak siap berdebat dengan cawapres 02, sehingga menyebut pertanyaan Gibran recehan," kata Pitra dalam keterangannya, Senin (22/1).

Pitra menyarankan apabila Mahfud tidak siap berdebat dengan Gibran sebaiknya mengundurkan diri dari arena debat.

"Begitu juga dengan Cak Imin yang membawa catatan-catatan saat berdebat sehingga dinilai kurang menguasai dan tidak siap untuk berdebat terbuka," demikian Pitra.




Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya