Berita

Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka dan Cawapres Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Gibran Bingung Cak Imin Tidak Paham LPF

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 23:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

RMOL .Jawaban Calon Wakil Presiden Nomor Urut 1 Muhaimin Iskandar soal pertanyaan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka terkait Lithium Iron Phospate Formula (LPF) dianggap kurang memuaskan.

“Ini agak aneh ya, yang sering ngomongin LPF itu timsesnya tapi cawapresnya nggak paham LPF itu apa? Kan aneh. Sering bicara LPF, LPF, LPF, Tesla itu pakai nikel, ini kan kebohongan publik mohon maaf,” kata Gibran saat merespon jawaban Cak Imin dalam debat keempat, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Minggu (21/1).

Gibran mengurai bahwa Indonesia memiliki sumber nikel terbesar di dunia, dan hal ini harus dijadikan bargaining ekonomi bagi Indonesia terhadap dunia.


Dalam kesempatan tersebut, Gibran menilai pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar justru pro China.

“Tesla itu pakai nikel Pak dan kita sekarang Indonesia itu adalah negara yang punya cadangan nikel terbesar sedunia. Ini kekuatan kita ini bargaining kita, jangan malah membahas LPF, itu sama saja mempromosikan produknya China Pak,” kata Gibran.

“Saya enggak tahu ya Pak Tom Lembong dan tim suksesnya sering enggak diskusi dengan cawapresnya. Masa cawapresnya enggak paham aneh loh,” sambungnya.

Menurutnya, LPF merupakan sumber alternatif untuk mengganti nikel. Jika paslon nomor urut 1 tidak mau menggunakan nikel, maka dianggapnya berpihak pada negara tertentu.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya