Berita

Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro/RMOL

Politik

Siti Zuhro Berharap Debat Cawapres Jangan Ada yang "Sok Pinter" dan Arogan

MINGGU, 21 JANUARI 2024 | 14:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tiga kandidat calon wakil presiden diharapkan bisa menampilkan kualitas gagasannya dengan baik dan substantif dalam debat keempat nanti malam, Minggu (21/1).

Hal itu yang diharapkan Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro tentang debat cawapres bertemakan isu lingkungan dan agraria.

Menurutnya, cawapres harus tampil prima dalam berbagai hal terutama gagasan dan gestur tubuh.


"Bagi cawapres karena debat tanggal 21 Januari malam ini debat yang terakhir, mestinya bisa menampilkan kualitas debat yang prima, baik dari segi substansi, penampilan maupun tutur kata, mimik dan gestur tubuh," kata Siti Zuhro kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/1).

"Mengapa ini penting? Karena semua yang diperagakan para cawapres akan dinilai oleh publik," imbuhnya.

Pihaknya menambahkan strategi yang perlu dikemas cawapres adalah pertama, membahas isu yang menjadi tema/topik utama yang diberikan KPU.

"Bertanya dan menjawab dengan narasi dan argumentasi yang jelas disertai scientific evidence atau ilustrasi dan data empirik yang akurat," imbuhnya.

Kedua, lanjut Siti Zuhro, menunjukkan sikap saling menghormati/menghargai selama berkomunikasi interaktif.

"Dan tidak perlu menunjukkan gaya sok pinter agar tidak dicemooh publik karena sifat arogan dalam berdebat tidak diperlukan," sambungnya.

Ketiga, lanjutnya, kedalaman dalam berpikir, memahami tema debat dan permasalahannya, dan kepiawaian dalam menjawab serta menjelaskan secara efektif dalam waktu yang singkat menjadi keniscayaan.

"Hal ini hanya bisa dilakukan kalau emosi bisa dikontrol dengan baik dan kearifan berpikir lebih dikedepankan," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya