Berita

Pesawat penjelajah mini Smart Lander for Investigating Moon (SLIM)/Ist

Global

Pesawat Ruang Angkasa Jepang Mendarat di Bulan, tapi Bakal Kehabisan Tenaga

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 21:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pesawat ruang angkasa Jepang yang dilengkapi dengan penjelajah mini Smart Lander for Investigating Moon (SLIM) dilaporkan berhasil mencapai Bulan pada Sabtu (20/1), pukul 00.20 waktu setempat.

Dengan pencapaian tersebut, Jepang resmi menjadi negara kelima setelah Amerika Serikat, Uni Soviet, China dan India yang berhasilkan mendaratkan misi mereka di Bulan.

Menurut laporan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA), meski SLIM berhasil mendarat, namun pesawat itu dikhawatirkan akan dalam masalah setelah gagal menyalakan panel surya sebagai sumber tenaga.


"Namun, panel surya tidak menghasilkan listrik dan pengiriman data dari permukaan bulan menjadi prioritas," ungkap pejabat JAXA Hitoshi Kuninaka, seperti dimuat AFP.

Dikatakan Kuninaka, JAXA akan berusaha memindahkan data yang disimpan pesawat saat mendarat di Bulan.

"Kami saat ini berupaya memaksimalkan hasil ilmiah dengan terlebih dahulu mengirimkan data ini kembali ke Bumi," ujarnya.

SLIM merupakan misi pendaratan kedua yang diluncurkan JAXA. Tahun 2022, JAXA pernah meluncurkan misi OMOTENASHI, namun mengalami kegagalan dan kehilangan kontak.

Oleh sebab itu, SLIM dirancang untuk mendarat dalam jarak 100 meter dari targetnya, dibandingkan dengan akurasi konvensional yang hanya beberapa kilometer untuk mendarat di bulan.

Teknologi pendaratan yang presisi ini akan menjadi alat yang ampuh dalam eksplorasi kutub selatan Bulan yang diprediksi memiliki sumber oksigen, bahan bakar, dan air yang potensial.

Jika berhasil, misi ini akan meningkatkan peluang kelangsungan hidup mendarat di Bulan dengan membantunya memilih lokasi terbaik untuk pembangkit listrik tenaga surya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya