Berita

Acara deklarasi kepada Amin, di Posko Pemenangan Amin, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1)/RMOL

Politik

Syahganda: Reindustrialisasi Berbasis Teknologi Canggih Harus Segera Dilakukan

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Reindustrialisasi berbasis teknologi canggih harus dikembangkan segera di Indonesia. Tujuannya, agar ke depan Indonesia mampu membangun daya saing bangsa.

Begitu dikatakan Direktur Eksekutif Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan dalam acara deklarasi kepada Amin, di Posko Pemenangan Amin, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/1).

Untuk itu, kata Syahganda, Indonesia harus masuk ke industri semi konduktor, robotika dan rekayasa genetika secara cepat dan sistematis.


"Jadi bukan isu kuno hilirisasi. Sebab, hilirisasi itu isu di era awal Orde Baru," ujar Syahganda.

Syahganda melanjutkan, dunia di masa depan adalah dunia digital. Penguasaan teknologi intelegensi buatan yang berkaitan dengan industri semi konduktor, merupakan perebutan antara negara-negara canggih.

Dia mencontohkan, konflik perebutan pengaruh atas Taiwan oleh Amerika dan China. Hal itu terjadi karena Taiwan merupakan pemasok semikonduktor terbesar di dunia.

"Siapapun pemimpin dunia ke depan adalah pemilik teknologi canggih tersebut. Indonesia, jika tertinggal, akan tersisih sebagai bangsa terbelakang," tuturnya.

Untuk memajukan Indonesia, Syahganda meyakini bahwa alumni ITB harus membangun kolaborasi dengan Anies Baswedan yang maju Pilpres bersama Muhaimin Iskandar.

"Sebab hanya Anies yang mampu membangun Indonesia secara sungguh-sungguh. Dia berasal dari kalangan perguruan tinggi dan percaya pada keniscayaan sains dan teknologi," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya