Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

KPU Belum Ungkap Kebenaran Surat Suara Tercoblos di Taiwan

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 10:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar surat suara sudah tercoblos di Taiwan masih ditelusuri Komisi Pemilihan Umum (KPU RI).

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengatakan, kabar yang viral dan tersebar di media sosial itu kini ditangani Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

"Sudah dilakukan klarifikasi penelusuran antara PPLN di Taipei (Taiwan) dengan Panwaslu di sana," ujar Hasyim, Sabtu (20/1).


Namun demikian, KPU menegaskan hingga kini hasil klarifikasi tersebut belum ada. Setelah sudah diputuskan, KPU menjanjikan akan menyampaikan kepada publik.

"Nanti kalau sudah ada hasilnya akan dilaporkan oleh teman-teman PPLN dan Panwaslu. Dan bisa rilis kepada teman-teman media, karena sekarang sedang ditelusuri dulu," ucapnya.

Lebih lanjut, Hasyim mengatakan penelusuran PPLN di Taiwan dilakukan kepada orang-orang dalam video viral yang menunjukkan kejadian surat suara tercoblos.

"Iya tentu saja ke pemilih yang bersangkutan (penelusuran dilakukan)," tambah Hasyim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya