Berita

Beberapa model sebelumnya di seri Galaxy S/Net

Tekno

Samsung Optimis, Galaxy S24 dapat Mendongkrak Penjualan

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan teknologi Korea Selatan, Samsung Electronics, telah menargetkan pertumbuhan dua digit untuk seri Galaxy S24 yang baru saja diluncurkan.

Samsung, yang tahun lalu dikalahkan Apple sebagai penjual smartphone terlaris, sedang mencoba mendapatkan keunggulan awal dalam perlombaan untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam perangkatnya.

Setiap tahunnya, brand Samsung kerap menjadi brand smartphone nomor satu secara global sejak tahun 2010. Namun posisi itu bergeser, Apple menjadi top brand smartphone di tahun 2023 menurut analisa dari perusahaan data internasional, IDC.


Kepala bisnis seluler Samsung, TM Roh, mengatakan perusahaannya telah menetapkan target ambisius untuk meningkatkan penjualan ponsel unggulannya secara substansial, dan mengambil pendekatan hybrid yang menggabungkan teknologi AI miliknya dengan teknologi Google.

“Yang paling penting adalah pengalaman pengguna,” kata Roh di San Jose, California, seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (20/1).

“Kami selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan mitra kami di bidang baru dalam industri seluler," katanya.

Roh juga menegaskan bahwa Samsung tidak hanya membatasi teknologinya pada ponsel-ponsel baru, karena perusahaan berencana untuk meluncurkan fitur AI ke beberapa model sebelumnya di seri Galaxy S pada paruh pertama tahun ini.

Samsung telah mencatat pertumbuhan dua digit antara Galaxy S22 dan generasi S23 tahun lalu, sehingga memberikan keyakinan bahwa mereka dapat mengulangi prestasi tersebut.

Namun, pasar ponsel pintar global telah lesu selama bertahun-tahun dan kembali melemah pada tahun lalu. Pengiriman Samsung sendiri menurun sebesar 13,6 persen pada tahun 2023, menurut perkiraan IDC.  

Namun Roh optimis dan memperkirakan semua akan pulih kembali pada tahun 2024, seiring dengan hadirnya AI ke dalam perangkatnya.

"Banyak konsumen juga akan melakukan upgrade setelah lonjakan penjualan pada tahun 2021, dengan siklus upgrade biasanya berlangsung sekitar tiga tahun," katanya.

Setelah menyerah kepada Apple tahun lalu, Samsung melihat ruang untuk mendapatkan kembali posisinya.  

"Hal ini karena AI ?" meskipun menimbulkan risiko kelelahan konsumen karena hype yang berlebihan ?" bukanlah sebuah tren," kata Roh.  

Seperti era internet dan ponsel pintar, katanya, AI menandakan adanya pergeseran besar dalam hubungan kita dengan teknologi, yang mungkin akan mengubah kepemimpinan industri ini.

Roh, seperti beberapa perkiraan pasar, memperkirakan pengiriman smartphone global akan meningkat sekitar 5 hingga 6 persen tahun ini, meskipun ia berharap dapat mengungguli konsensus perangkat baru Samsung.

“S24 menandai awal dari era baru ketika teknologi AI menjadi mainstream,” kata Roh.

“Mudah-mudahan ini akan membantu merevitalisasi industri seluler global," tutupnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya