Berita

Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Gibran/Ist

Politik

Incar Pilpres Satu Putaran, Seknas Bidik Kemenangan Prabowo-Gibran di Sumatera

SABTU, 20 JANUARI 2024 | 01:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Beberapa organisasi, komunitas-komunitas, tokoh-tokoh dan individu-individu yang peduli terhadap kemenangan pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berhimpun untuk membuat sebuah Sekretariat Nasional (Seknas).

Sekjen Seknas Teuku Zulfikri mengungkapkan perkembangan Pilpres yang kurang dari 1 bulan lagi dan mencermati hasil-hasil survei berbagai lembaga yang sudah mencapai angka 46-48 persen, pasangan Prabowo-Gibran berpeluang besar mencapai kemenangan satu putaran.

“Banyak hal yang mendasari berdirinya Seknas yang bertujuan untuk membantu pemenangan Prabowo-Gibran satu putaran ini. Alasan yang paling mendasar adalah adanya penghematan anggaran yang mencapai Rp100 triliun, jika pilpres hanya satu putaran,” ujar Zulfikri dalam keterangannya, Jumat malam (19/1).


Lanjut dia, Pilpres juga menyita banyak energi, jika terus berlanjut sampai ke putaran kedua.

“Melalui Seknas ini, maka kami akan berupaya untuk memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk membantu Pasangan Prabowo-Gibran menang besar di Sumatera.

Alasannya, berdasarkan hasil pengamatan dan pantauan langsung di lapangan, kinerja TKN Prabowo-Gibran sudah maksimal di seluruh Indonesia, terutama di Pulau Jawa.

“Seknas melihat untuk di Sumatera juga sudah mencapai target yang luar biasa, namun sebagai pemilik DPT 43 juta atau kedua tertinggi secara nasional, Seknas menilai masih sangat bisa untuk lebih dimaksimalkan lagi,” ungkapnya.

Masih kata dia, penggarapan wilayah Sumatera dinilaiperlu sentuhan yang khusus, karena kultur dan budaya yang sedikit berbeda dari daerah-daerah lain di Indonesia.

“Diperlukan pendekatan secara sporadis dan spartan kepada masyarakat Sumatera. Oleh karena itu Seknas akan menurunkan ribuan relawan turun ke seluruh daerah di Sumatera,” jelasnya.

Adapun agenda-agenda yang sudah terjadwal, di antaranya Deklarasi Besar Sumatera Bersama Prabowo-Gibran di Medan pada Kamis (25/1) mendatang.

“Deklarasi ini akan dihadiri sekitar 10.000 orang yang terdiri perwakilan persatuan, ikatan dan paguyuban masyarakat Sumatera yang berada di Provinsi Sumatera Utara,” ungkapnya lagi.

Pada kesempatan ini, juga diadakan Rapat Besar untuk mengatur strategi yang akan dijalankan di seluruh Provinsi di Sumatera.

Lalu sambung dia, agenda Deklarasi dan Pasar Murah di setiap Provinsi di Sumatera, yang jadwalnya akan menyusul setelah acara Rapat Tim Pemenangan Seknas di Medan.

“Deklarasi ini rencananya akan melibatkan 2000-3000 orang perwakilan tiap-tiap kabupaten/kota setiap provinsi. Kami akan menurunkan ribuan relawan dari berbagai organisasi dan komunitas yang tergabung dalam Seknas. Relawan ini akan melakukan pendekatan dan sosialisasi langsung kepada masyarakat Sumatera,” bebernya.

Zulfikri menambahkan, pihaknya juga akan menerbitkan brosur-brosur, memasang baliho dan alat peraga lain untuk mengoptimalkan pemenangan Prabowo-Gibran di Sumatera.

“Kami juga memohon dukungan untuk kesuksesan agenda-agenda kami, demi kelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya