Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan kunjungi Pasar Tradisional TOS 3000, Batam, Jumat (19/1)/Ist

Politik

Kunjungi Pasar Tradisional di Batam, Anies Janji Naikkan Status Ekonomi Pedagang

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 19:37 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan mengaku senang bisa berkunjung ke Pasar Tradisional TOS 3000 di Batam, Jumat (19/1).

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai  Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun berjanji jika terpilih menjadi presiden 2024 akan menyusun kebijakan yang menguntungkan para pedagang.

"Kita semua menginginkan kebutuhan pokok dengan harganya bisa terjangkau, lebih murah bagi warga yang membeli tetapi juga bagi petani, nelayan, dan Peternak mereka bisa mendapatkan harga jual lebih baik," kata Anies.


Prioritas utama untuk memutuskan langkah itu, lanjut Anies, adalah dengan mengubah tata niaga. Tata niaga ini akan menghilang praktik mafia.

Anies juga menyampaikan kepada para pedagang pasar bahwa program bansos akan mengalami perubahan menjadi bansos Plus.

Menurutnya, besaran Bansos Plus akan mengalami peningkatan dan penerimanya tepat sasaran.

"Ketiga akan ada pendampingan. Dengan begitu bansos plus ini akan memberikan manfaat lebih besar dan akan membekali kegiatan wirausaha supaya bisa naik kelas secara ekonomi," jelas Anies.

Anies bersyukur antusiasme para pedagang TOS 3000 luar biasa. Dia melihat fakta bahwa masyarakat Batam memang menginginkan terjadinya perubahan.

"ini terlihat dari antusiasme yang dimulai dari kedatangan sampai dengan sekarang," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya