Berita

Haris Rusly Moti di Kantor DPP Persaudaraan 98, Jakarta, Jumat (19/1)/RMOL

Politik

Narasi Orde Baru Bangkit, Haris Moti: Omong Kosong!

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 18:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Narasi Orde Baru bangkit yang diasosiasikan kepada Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto dianggap sebagai penggiringan opini yang merusak rakyat.

Aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Yogyakarta Haris Rusly Moti menuturkan bahwa narasi bangkitnya orde baru yang seolah ditujukan kepada paslon nomor urut 2 hanyalah omong kosong belaka.

“Narasi Orde Baru, bagi kami ini narasi omong kosong! Setiap pemilu, selalu yang dijadikan salah satu komoditi, adalah bangkitnya Orde Baru atau neo PKI yang selalu dipakai sebagai garasi yang mempolarisasi masyarakat,” tegas Haris Rusly Moti di Kantor DPP Persaudaraan 98, Jakarta, Jumat (19/1).


“Generasi Z dan milenial mereka tidak kenal dengan isu-isu seperti itu,” sambungnya.

Pihaknya berharap Pemilu 2024 ini berjalan baik, para paslon mampu menyampaikan gagasannya agar masyarakat mampu menilai dan memilih paslon pada Pilpres 2024 nanti.

“Jadi kami harapkan, kontestan ini menyampaikan gagasan-gagasannya. Jika, mereka punya pandangan, yang lebih determinatif dari pandangan pasangan Pak Prabowo dan Mas Gibran soal hilirisasi, sampaikan, dan debat secara terbuka dari sisi gagasannya,” jelasnya.

“Bukan menggoreng dan menjadikan kayu bakar seperti narasi Orde Baru. Kami ini semua penentang orde baru,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya