Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Houthi Jamin Keselamatan Kapal China dan Rusia di Laut Merah

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 17:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Khusus untuk China dan Rusia, kelompok militan Houthi Yaman bersedia menjanjikan rute perjalanan yang aman di Laut Merah.

Pejabat senior Houthi, Mohammed al-Bukhaiti, menegaskan komitmen pihaknya untuk memastikan keselamatan para awal kapal Rusia dan China dan berlayar di dekat wilayah kekuasaan mereka.

“Sedangkan negara-negara lain, termasuk Rusia dan Tiongkok, pengiriman mereka di kawasan ini tidak terancam. Kami siap memastikan keselamatan perjalanan kapal mereka di Laut Merah," kata Bukhaiti, seperti dimuat The Straits Times pada Jumat (19/1).


Bukhaiti menjelaskan bahwa target sasaran Houthi hanya kapal-kapal yang memiliki hubungan dengan Israel.

"Serangan terhadap kapal apa pun yang berhubungan dengan Israel akan terus berlanjut," tambahnya.

Houthi secara spesifik menyebut kapal-kapal terkait dengan AS dan Inggris merupakan sasaran empuk setelah kedua negara tersebut melancarkan serangan udara di Yaman pekan lalu.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya