Berita

Wakil Indonesian American Lawyers Association (IALA) usai menyerahkan surat terbuka terkait permasalahan Pemilu 2024 di luar negeri khususnya di Amerika Serikat, ke Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/1)/RMOL

Politik

Endus Kecurangan Pemilu, Asosiasi Advokat Indonesia di AS Surati KPU

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan kecurangan pemilihan umum (Pemilu) 2024 untuk warga diaspora Indonesia di Amerika Serikat (AS), ditemukan.

Hal tersebut disampaikan Indonesian American Lawyers Association (IALA) melalui surat terbuka yang diserahkan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

"IALA telah melakukan beberapa kajian ilmiah tentang kondisi-kondisi demokrasi Indonesia, lebih khususnya lagi di luar negeri. Beberapa peristiwa tersebut sangat-sangat kami sayangkan," ujar Wakil IALA, Bhirawa J. Arifi.


Bhirawa juga mengaku melakukan studi perbandingan pelaksanaan pemilu di Indonesia dengan di AS yang juga akan berlangsung pada November 2024.

"KPU yang ada di negara bagian Amerika Serikat juga memiliki tantangan yang sama (seperti di Indonesia) untuk menjaga kredibilitas dan kepercayaan masyarakat," ucapnya.

"Dimana, terjadi berbagai isu di Amerika Serikat khususnya berkaitan dengan intervensi dan pengaruh eksternal (terhadap KPU di sana)," sambungnya menjelaskan.

Contoh konkret dari dugaan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu Indonesia di luar negeri, disebutkan Bhirawa adalah kejadian pengiriman surat suara metode pemilihan pos dilakukan di luar jadwal.

"Salah satu contoh lainnya adalah surat simulasi yang ada berbagai masalah. Dimana simulasi itu hanya mencantumkan dua foto atau gambar paslon saja, dan ada satu foto paslon yang tidak dicantumkan itu sangat membingungkan bagi teman-teman diaspora," demikian Bhirawa menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya