Berita

Jurubicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal/Net

Dunia

India Paham Alasan Iran Serang Militan di Pakistan

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 10:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Serangan militer Iran yang menargetkan kelompok teroris di wilayah Pakistan dapat dipahami dengan seksama oleh India.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri India, Randhir Jaiswal, menyampaikan bahwa negaranya tidak memiliki niat untuk ikut campur dalam persoalan yang dihadapi Pakistan dan Iran.

Namun, kata Jaishwal, India sendiri tidak akan mentolerir tindakan terorisme sedikitpun dan bisa memahami posisi Iran yang berupaya membela diri dan melindungi rakyat.


"Kami sama sekali tidak memberikan toleransi terhadap terorisme. Kami memahami tindakan yang diambil negara-negara untuk membela diri mereka," tegasnya, seperti dikutip dari India Blooms pada Jumat (20/1).

Pada Selasa (16/1), Iran mengumumkan bahwa pihaknya telah melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak ke wilayah Pakistan untuk menghancurkan dua benteng kelompok teror Sunni Balochi Jaish al-Adl di kota perbatasan Panjgur di Balochistan.

Serangan dilancarkan Iran setelah kelompok teror tersebut melakukan penyerangan di kantor polisi di kota Rask di provinsi Sistan dan Balouchestan, tenggara Iran, hingga mengakibatkan 11 korban jiwa dari pihak polisi.

Pakistan mengecam keras serangan Iran di wilayah dan menyebutnya sebagai serangan terhadap kedaulatan.

Tidak sampai di situ, hubungan diplomatik kedua negara menjadi goyang setelah Pakistan mengusir Duta Besar Iran dari Islamabad dan menarik Dubesnya dari Teheran.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya