Berita

Interior & Architecture Consultant, Kaleem Ahmed, Pengusaha Permadani, Malik Mahbooh Ahmed, dan Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nurul Yaqin saat berfoto bersama pada 18 Januari 2024/RMOL

Bisnis

Permadani Tidak Lepas dari Sejarah Peradaban Islam

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 08:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Permadani tidak hanya memiliki nilai estetika yang tinggi, tetapi juga tidak terlepas sebagai bagian dari sejarah peradaban Islam yang telah hadir sejak ribuan tahun lalu.

Begitu yang disampaikan Khatib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Nurul Yaqin, dalam Intimate Talk, Kamis (18/1).

“Tidak ada salahnya kita klaim permadani bagian dari Islam, karena (permadani) sudah sejak lama hadir dan dikenalkan oleh Al Quran. Berarti, sekitar tahun 1400an. Al Quran telah mengenalkan itu,” kata Nurul Yaqin dalam pemaparannya, saat pertemuan di Karpet Alhamd, Radio Dalam, Jakarta Selatan.


Menurutnya, hal tersebut terlihat dari Surat Ar Rahman, ayat 54, yang menyebut bahwa permadani dari sutra akan menjadi properti di Surga, yang artinya, kata Nurul, Islam sendiri memang sudah tidak asing lagi dengan permadani-permadani indah tersebut.

“Mereka berbaring di atas permadani yang bagian dalamnya (terbuat) dari sutera tebal. Buah-buahan di kedua surga itu (dapat) dipetik dari dekat,” bunyi terjemahan surat tersebut.

Menurut Nurul, permadani juga memiliki nilai spiritual yang tinggi, terlebih permadani Alhamd Karpet, yang diimpor langsung dari Pakistan, Iran, dan Kashmir. Proses pembuatannya pun secara manual dan dengan bahan-bahan alami oleh para pekerja di daerah itu.

Dalam acara bincang-bincang tersebut, pengusaha permadani Alhamd Karpet, Malik Mahbooh Ahmed mengatakan bahwa permadani mereka sangat berkualitas tinggi, karena para pekerja melantunkan ayat-ayat Al Quran serta doa dalam proses pembuatannya.

“Permadani selain punya nilai estetika, juga punya nilai spiritual yang tinggi, seperti permadani yang kami impor ini proses pembuatannya sangat berkualitas di mana para pekerja harus suci dari hadas, tidak berkata kasar, dan mendoakan para pembelinya,” kata Malik, sambil memperlihatkan koleksi karpetnya.

Pembuatan permadani itu, disebut Nurul, sangat mencerminkan bahwa permadani itu juga merupakan bagian dari peradaban Islam, dengan desain yang khas ala negara-negara Islam.

Sehingga, pengurus PBNU itu menegaskan bahwa permadani tidak akan habis dimakan zaman, karena orang-orang yang berkualitas akan memilih barang-barang berkualitas seperti permadani itu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya