Berita

Asap mengepul setelah ledakan di pabrik kembang api di provinsi Suphan Buri Thailand Utara pada Kamis, 18 Januari 2024/Net

Dunia

Pabrik Kembang Api di Thailand Meledak, Puluhan Orang Tewas

JUMAT, 19 JANUARI 2024 | 07:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pabrik kembang api di Provinsi Suphan Buri, Thailand Utara, meledak pada Rabu sore (17/1).

Gubernur Suphan Buri, Nattapat Suwanprateep, ledakan itu begitu kuat hingga mengakibatkan 20 pekerja pabrik meninggal dunia dan banyak lainnya yang terluka.

"Kami tidak bisa memastikan apakah seluruh pekerja tewas. Para pejabat memasuki lokasi untuk melakukan penyelidikan. Mereka belum menemukan satu pun korban selamat," ungkapnya, seperti dimuat Reuters.


Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin, yang sedang menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, mendesak agar upaya penyelidikan segera dilakukan.

Dia ingin agar kepolisian Thailand memeriksa apakah pabrik tersebut beroperasi secara sah dan apakah ledakan tersebut disebabkan oleh kelalaian atau bukan.

"Hukum harus ditegakkan sepenuhnya karena ada korban jiwa dan cedera yang tidak bersalah," tegas Tavisin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya