Berita

Ganjar Pranowo dan Mahfud MD/Net

Politik

Usai Debat Ketiga, Elektabilitas Ganjar-Mahfud Positif Tempel Prabowo-Gibran

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 17:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tren elektabilitas pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD bergerak tumbuh positif usah gelaran debat ketiga Pilpres 2024, yang digelar KPU RI pada tanggal 7 Januari 2024.

Hal tersebut menjadi catatan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) saat mengemukakan hasil jajak pendapat bertajuk "Konferensi Pers Denny JA: Terbukanya Peluang Satu Putaran?", Kamis (18/1).

Elektabilitas Ganjar-Mahfud berada di angka 24,8 persen membuntuti pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebesar 46,6 persen," ujar Peneliti senior LSI Denny JA, Ardian Sopa.


Pada posisi tiga, dengan elektabilitas 22,8 persen dari paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Sementara 5,3 persen responden lainnya memilih tidak menjawab atau tidak tahu, dan 0,5 persen suara tidak sah.

Bila dilihat dari bulan sebelumnya, kata Ardian, pasangan Ganjar-Mahfud mengalami tren kenaikan. Pada Desember akhir 2023, pasangan ini memperoleh elektabilitas sebesar 22,9 persen.

Kemudian, Prabowo-Gibran juga memperoleh kenaikan elektabilitas dari Desember akhir 2023 sampai Januari awal 2024. Di Desember akhir 2023 Prabowo-Gibran mendapatkan 43,3 persen.

Elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin justru merosot. Pada Januari awal 2024 Anies-Muhaimin hanya meraih 22,8 persen elektabilitas. Sementara, pada Desember akhir 2023 Anies-Muhaimin memperoleh angka 25,8 persen.

Survei ini dilakukan pada 3-11 Januari 2024 dengan jumlah responden 1.200. Teknik pengumpulan data survei ini menggunakan wawancara tatap muka dengan kuesioner. Margin of error survei +- 2,9 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya