Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Cacat Produksi, Daihatsu Kembali Tarik 320.000 Unit Kendaraan

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 10:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah skandal uji keselamatan yang membelit, Daihatsu Motor, Rabu (17/1) menyebutkan tengah mempertimbangkan penarikan kembali dua kendaraan mini yang ditemukan memiliki cacat pintu, yang berpotensi mempengaruhi 320.000 unit.

Pengumuman muncul sehari setelah Kementerian Transportasi Jepang menginstruksikan agar Daihatsu mempertimbangkan penarikan kembali model Cast yang dijual dengan merek Daihatsu, dan Pixis Joy yang dijual di bawah merek induknya, Toyota Motor, setelah terungkap bahwa perusahaan itu melakukan kecurangan dalam uji keselamatan pada sebagian besar model.

Daihatsu mengatakan bulan lalu bahwa model tersebut mungkin tidak memenuhi standar keselamatan, karena pintunya bisa terkunci dan sulit dibuka dari luar jika terjadi kecelakaan.


Penarikan kembali tersebut, jika dilanjutkan, akan memberikan pukulan lain bagi Daihatsu, yang terpaksa menghentikan semua pengiriman kendaraan di dalam dan luar negeri pada Desember 2023 karena skandal inspeksi keselamatan.

Perusahaan Jepang ini menghentikan semua produksi kendaraan meskipun kembali beroperasi di Indonesia dan Malaysia setelah beberapa hari, dengan persetujuan dari pemerintah setempat.

Dalam pernyataannya pada Rabu, Daihatsu mengatakan bahwa mereka tidak tahu kapan dapat melanjutkan produksi dalam negeri, dan menambahkan bahwa prospek setelah penghentian sementara hingga bulan Januari masih belum pasti.

"Toyota akan meninjau operasi bisnis Daihatsu dan mempertimbangkan perombakan manajemennya," kata Presiden Toyota Koji Sato kepada wartawan Selasa, seperti dikutip dari Nikkei, Kamis (18/1).

Kementerian Perhubungan, yang telah memeriksa operasi di Daihatsu, mengatakan pada Selasa bahwa pihaknya akan mencabut sertifikasi yang diperlukan untuk produksi massal untuk tiga model yang dibuat oleh produsen mobil tersebut, dan menambahkan bahwa pihaknya telah menemukan 14 kasus pelanggaran selain yang sudah dipublikasikan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya