Berita

Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kabupaten Batang, Kusmujiono/RMOLJateng

Nusantara

Disabilitas di Batang Belum Mendapat Sosialisasi Pemilu

KAMIS, 18 JANUARI 2024 | 03:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penyandang disabilitas di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengeluh karena belum mendapat sosialisasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait tata cara dan keikutsertaan pada Pemilu 2024.

Keluhan itu disampaikan Ketua Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kabupaten Batang, Kusmujiono, Rabu (17/1), di Gedung Pramuka setempat.

"Kami belum mendapat sosialisasi dari KPU terkait hak-hak Pemilu untuk tunanetra. Dan hingga hari ini belum ada upaya memadai untuk memberi pemahaman kepada tunanetra," katanya.


Menurutnya, belum semua tunanetra, khususnya anggota ITMI, yang paham proses mencoblos. Sebab itu dia berharap KPU Batang segera sosialisasi ke penyandang disabilitas.

Dikutip Kantor Berita RMOLJateng
, Kusmujiono mengisahkan, pada Pemilu 2019, KPU Batang gencar melakukan sosialisasi dengan alat peraga untuk para penyandang disabilitas.

Dijelaskan, organisasi yang terbentuk pada 20 Januari 2019 itu selalu aktif dalam kegiatan keagamaan, baca Al Quran Braille, hingga rekruitmen siswa untuk pendidikan formal maupun nonformal. Saat ini anggota aktif ITMI Kabupaten Batang mencapai 40-50 orang.

Pada bagian lain, asisten Kepala Pemeriksaan Keasistenan Utama 1 dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Nugroho Eko Martono, mengatakan, penyandang disabilitas punya hak politik yang sama pada Pemilu 2024. Pihaknya selalu meminta KPU RI melibatkan penyandang disabilitas di tiap tahapan Pemilu.

"Kalau ada (organisasi) penyandang disabilitas yang belum mendapat hak sosialisasi dari KPU, bisa melapor ke Ombudsman," ucapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya