Berita

Diskusi publik bertajuk "Pemilu dan HAM: Kemunduran Demokrasi dan Matinya Hak Asasi Manusia" di Waroeng Sadjoe, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (17/1)/Ist

Politik

Istri Almarhum Munir: Sampai Hari Ini Kami Terus Bersuara

RABU, 17 JANUARI 2024 | 21:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perjalanan panjang aktivis dalam perjuangan menuntut keadilan pada penegakan hukum pelanggaran hak asasi manusia (HAM) diapresiasi keluarga mendiang aktivis HAM Munir.

Apresiasi itu disampaikan istri Munir, Suciwati dalam diskusi publik bertajuk "Pemilu dan HAM: Kemunduran Demokrasi dan Matinya Hak Asasi Manusia" di Waroeng Sadjoe, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (17/1).

"Saya berterima kasih kepada orang-orang yang terus ada bersama korban untuk mengkritik pemerintah terkait dengan berbagai kasus pelanggaran HAM," usjr Suciwati.


Suciwati menyampaikan, dia selama ini didampingi banyak lembaga masyarakat dalam mempertanyakan keadilan atas pelanggaran HAM yang menghilangkan nyawa suaminya.

"Ada KontraS, Imparsial, YLBHI, ICW dan kelompok korban yang sampai hari ini kami terus bersuara, tidak bisa dibungkam," tuturnya.

Kata dia, aksi menuntut pelanggaran HAM dapat diadili atau dikenal Aksi Kamisan yang sudah dimulai semenjak Januari 2007, kini sudah sampai dilaksanakan di 60 kota.

Menurutnya, sebaran luas Aksi Kamisan itu, membuktikan adanya keresahan di kalangan aktivis dan masyarakat akan kondisi Indonesia hari ini.

"Orang-orang sepakat dengan apa yang kita suarakan, bahwa hari ini negara ini tidak baik-baik saja," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya