Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Dolar Menguat, Harga Minyak Hari Ini Anjlok

RABU, 17 JANUARI 2024 | 15:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau turun pada perdagangan Rabu (17/1), karena menguatnya dolar AS.

Penguatan dolar itu disebut telah menyebabkan kurangnya permintaan minyak dalam mata uang tersebut bagi pembeli yang membayar dalam mata uang lain.

Mengutip Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 36 sen atau 0,5 persen menjadi 77,93 dolar (Rp1,218 juta) per barel.


Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terpantau ikut turun 43 sen atau 0,59 persen menjadi 71,97 dolar (Rp1,125 juta) per barel.

Pada perdagangan kali ini, kurs dolar AS dilaporkan terbang  mendekati level tertinggi dalam satu bulan terakhir, setelah pejabat bank sentral The Fed mengikis ekspektasi penurunan suku bunga acuan yang agresif.

"Jatuhnya harga minyak dipicu oleh komentar yang sedikit lebih hawkish dari para gubernur bank sentral," kata ahli strategi komoditas senior di ANZ Bank, Daniel Hynes.

Anjloknya harga minyak itu juga terjadi setelah pada Selasa (16/1), AS dan Inggris melancarkan serangan baru terhadap Houthi Yaman, yang bersekutu dengan Iran, setelah milisi menyerang kapal Yunani di Laut Merah.

Akibat serangan tersebut, perusahaan minyak asal Inggris, Shell, menghentikan pengirimannya melalui Laut Merah. Namun produsen AS, Chevron dikabarkan tetap mempertahankan rute Laut Merahnya.

"Meskipun tolok ukur minyak mungkin tidak mencerminkan serangan di Laut Merah, harga realisasi minyak dan produk minyak bagi konsumen telah meningkat karena adanya gangguan terhadap arus perdagangan melalui Laut Merah dan Terusan Suez," ujar Direktur Strategi Komoditas Pertambangan dan Energi Commonwealth Bank of Australia, Vivek Dhar.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya