Berita

Presiden Joko Widodo dalam acara peletakan batu pertama Masjid Negara di IKN, 17 JanuariĀ 2023/Repro

Bisnis

Jokowi Groundbreaking Masjid Negara di IKN Bernilai Rp940 Miliar

RABU, 17 JANUARI 2024 | 13:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden RI Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Masjid Negara di IKN, Kalimantan Timur, pada Rabu (17/1).

Dikatakan Jokowi, masjid tersebut bernilai sebesar Rp940 miliar, yang dapat menampung sekitar 61 ribu jamaah, dengan interior megah di dalamnya.

"Nilai konstruksi masjid ini sebesar Rp940 miliar, memang masjid ini sangat besar nantinya, yang akan dilengkapi infrastruktur kawasan, lanskap, utilitas kawasan, jalan, dan jembatan," jelas Jokowi, dalam tayangan Sekretariat Presiden di YouTube.


Tidak hanya itu, Jokowi menyebut masjid tersebut juga akan dikelilingi air tampung buatan yang indah dengan pembangunan yang ditargetkan akan selesai di akhir tahun.

Selain itu, di kawasan tersebut nantinya juga akan dibangun rumah ibadah lainnya seperti gereja, pura, kelenteng, vihara dan lainnya, yang memperlihatkan keragaman Indonesia.

"Di kawasan itu bukan hanya masjid, tetapi nanti juga akan dibangun gereja katedral, wihara, pura, kelenteng, ini akan menunjukkan betapa kita sangat beragam, tetapi kerukunan tetap kita jaga, untuk membangun persatuan di negara kita," sambungnya.

Dengan dibangunnya masjid negara bernilai fantastis di ibu kota baru, Jokowi berharap hal tersebut dapat merepresentasikan kemajemukan Indonesia.

"Saya berharap masjid ini representasi kemajemukan Indonesia dan sarana untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah, serta tempat nyaman bagi umat muslim melakukan keagamaan, dan memperkuat toleransi beragama," tutur Jokowi.

Kepala negara itu juga berharap agar masjid di IKN dapat menjadi contoh bagi masjid-masjid di negara lain yang menampilkan kekhasan Indonesia dan kekhasan IKN.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, peletakan batu pertama Masjid Negara secara resmi dimulai," kata Jokowi saat meresmikan pembangunan itu.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya