Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga: Tanda Alam Kemenangan Golkar dan Prabowo-Gibran Sudah Jelas

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 14:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tahun 2024 menjadi tanda alam kemenangan bagi Partai Golkar serta pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Tanda-tanda alam itu muncul karena angka di 2024, hanya ada dua unsur angka.

Dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dua angka itu adalah 2 dan 4. Bahkan, tanggal dan bulan saat pencoblosan juga menjadi tanda alam kemenangan Prabowo-Gibran dan partai bernomor 4 di pemilu ini.

"Jadi pilih hanya nomor dua dan nomor 4," ujar Airlangga saat Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama Partai Golkar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Minggu (14/1).


Kata Airlangga, bukan hanya angka pada tahun penyelenggaraan pemilu, tanda alam juga muncul dari tanggal dan bulan pelaksanaan pencoblosan. Seperti diketahui, hari pencoblosan akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024.

"Pemilu di bulan dua, bukan bulan-bulan yang lain. Dan tanggalnya pun empat belas. Jadi jelas ya, tanda alam jelas, doanya jelas, dan khusus di NTT, kita sudah Natalan di sini," ujar Airlangga.

Airlangga yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran ini meminta kader Golkar bisa menguningkan NTT dengan kemenangan Partai Golkar.

Menurutnya, optimisme kemenangan Partai Golkar ini terjadi karena Perayaan Natal Partai Golkar sudah dua kali dilaksanakan di NTT, khususnya di Labuan Bajo.

"Perayaan Partai Golkar secara nasional dua kali di NTT. Bukan tanpa sebab, kita ingin NTT menjadi simbol, pemilu yang lalu Bapak Jokowi dipilih 80 persen, sekarang kita tidak minta muluk-muluk, ya 75 persen saja (kemenangan Prabowo-Gibran)," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya