Berita

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Hartarto Paparkan Peran Diplomasi Indonesia

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 13:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peran Indonesia di kancah perpolitikan luar negeri cukup mumpuni. Indonesia secara aktif melakukan diplomasi pada negara mitra.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia aktif memimpin diplomasi, seperti KTT G20 yang sukses digelar di Bali.

"G20 Indonesia salah satu yang berhasil serta diakui mengeluarkan deklarasi yang diterima semua pihak, itu tidak lain dan tidak bukan karena diplomasi daripada Indonesia," kata Airlangga Hartarto di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/1).


Airlangga Hartarto yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI menyampaikan hal tersebut dalam perayaan Natal Nasional Partai Golkar 2023 dan Tahun Baru 2024 di Labuan Bajo.

Airlangga Hartarto juga menjelaskan keberhasilan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia juga tidak terlepas dari penyelenggaraan pertemuan Sherpa G20.

"Keberhasilan itu tidak lepas dari Sherpa-nya, Sherpa G20 adalah kantor Menko, saya ngomong kantornya bukan sayanya. Nah itu terjemahan masing-masing. Kemudian kita juga dalam ASEAN," katanya.

Airlangga Hartarto menjelaskan saat ini dunia masih dilanda ketidakpastian geopolitik akibat perang antara Ukraina-Rusia dan perang Hamas-Israel yang berkembang ke Lebanon, lalu Amerika Serikat-Inggris mulai menyerang di laut di dekat Yaman terkait dengan gangguan-gangguan terhadap logistik.

Namun demikian, lanjut dia Indonesia saat ini dalam situasi aman dan damai, bahkan Indonesia berhasil menyelenggarakan KTT G20 di dalam situasi ketidakpastian.
 
Oleh karena itu dia meminta dukungan kader Partai Golkar dan masyarakat Provinsi NTT untuk mendukung program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, terlebih pembangunan di Labuan Bajo yang begitu diperhatikan pemerintah hingga penyelenggaraan KTT ASEAN.
 
Menurutnya, Partai Golkar adalah partai yang terdepan yang secara konsisten mengawal Joko Widodo dalam pemilihan presiden periode pertama dan kedua.
 
"Sampai hari ini, saat kita jelas arah beliau ke mana maka disitulah Partai Golkar berada," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya