Berita

Menteri ESDM, Arifin Tasrif saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM pada 15 JanuariĀ 2024/RMOL

Bisnis

Kementerian ESDM Buka Suara soal Pertalite Jadi Pertamax Green 92

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 12:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka suara terkait wacana Pertamina untuk menghapus Pertalite pada 2024 ini.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, dalam pernyataannya mengatakan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan wacana tersebut direalisasikan jika Pertamina bisa menghasilkan produk tanpa ada beban tambahan.

"Ya, kalau memang bisa disediakan dengan tidak ada beban tambahan, boleh aja," katanya, saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM Jakarta, Senin (15/1).


Wacana penghapusan BBM bersubsidi Pertalite baru-baru ini kembali mencuat kembali, karena Pertamina berencana untuk mengganti BBM tersebut dengan Pertamax Green 92 pada tahun ini.

Adapun jenis BBM itu sendiri nantinya merupakan campuran dari Pertalite dengan etanol sehingga memiliki oktan 92.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati sebelumnya menjelaskan wacana penghapusan Pertalite itu merupakan bagian dari Program Langit Biru.

Bahan bakar dengan kadar oktan yang lebih tinggi dinilai akan semakin ramah terhadap lingkungan yang sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai nol emisi karbon (net zero emission/NZE) di 2060.

"Ini kita lanjutkan sesuai dengan rencana Program Langit Biru tahap dua di mana BBM subsidi kita naikkan dari RON 90 ke RON 92," katanya di Komisi VII Jakarta, Rabu (30/8) lalu.

Menurutnya, rencana itu sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang mengatur BBM minimum RON 91.

"Ini sudah sangat pas, satu aspek lingkungan menurunkan karbon emisi, kedua mandatori bioetanol ini bioenergi bisa kita penuhi, ketiga kita menurunkan impor gasoline," ujarnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya