Berita

Presiden Laskar Santri, Abdussalam Shohib/Ist

Politik

Menangkan Amin, Laskar Santri Geruduk Basis Merah di Jatim

SELASA, 16 JANUARI 2024 | 11:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Untuk memenangkan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) di Jawa Timur, Laskar Santri Amin Indonesia turut menggeruduk daerah-daerah yang dikenal sebagai basis merah. Salah satunya Madiun.

Presiden Laskar Santri, Abdussalam Shohib alias Gus Salam yang turun langsung untuk mengkampanyekan Amin. Madiun diketahui masuk dalam teritorial Mataraman, di mana wilayah tersebut merupakan basis merah.

“Mataraman ini biasanya merah, tapi insya Allah pada kontestasi pilpres ini kita bikin hijau semuanya,” kata Gus Salam pada agenda silaturahmi Laskar Santri Amin se-Madiun Raya, di Ponpes Kanzul Ulum Kota Madiun, Senin (15/1).


Cicit salah satu pendiri NU KH Bisri Syansuri ini mengaku bangga dengan warga Madiun yang memiliki antusias yang sangat tinggi kepada paslon Amin. Ia yakin berbekal waktu yang tinggal satu bulan lagi Laskar Amin Madiun bisa memaksimalkannya untuk menarik suara warga Madiun memilih Amin.

Berbagai bekal dan strategi sudah dipaparkan Gus Salam pada pertemuan tersebut. Salah satunya dengan terlebih dahulu mengajak orang-orang di sekitarnya untuk memilih Amin.

“Mulai dari keluarga dulu, baru tetangga teman dan yang lainnya,” ujarnya.

Dikatakannya, loyalis Amin memiliki banyak alasan logis yang bisa dikatakannya kepada para pemilih. Salah satunya, yakni Amin sudah memiliki restu dari para masyaikh untuk bertarung di Pilpres 2024.

“Alasan lainnya, baik Pak Anies dengan Gus Imin adalah seorang santri, yang pastinya soal keagamannya tidak perlu diragukan,” pungkas Gus Salam dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya