Berita

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan/Ist

Politik

Satu Pengancam Lagi Diamankan, Anies Apresiasi Polri

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 22:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Polisi mengamankan satu lagi terduga pelaku pengancaman penembakan terhadap Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan, lewat media sosial.

Menanggapi itu, Anies Baswedan mengapresiasi gerak cepat aparat kepolisian.

"Saya apresiasi Pak Kapolri Listyo Sigit yang cepat, tangkas, tuntas, mencari dan menemukan, lalu memproses hukum," kata Anies, di Bandara Pattimura, Ambon, sesaat sebelum meninggalkan Provinsi Maluku, Senin (15/1).


Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu menjelaskan, kebebasan berbicara atau berpendapat memang dilindungi undang-undang, tapi tidak boleh disertai ancaman.

"Itu masuknya ranah pidana, bukan lagi kebebasan berbicara. Nah ini perlu jadi pelajaran," sambung mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Capres yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu berharap situasi seperti itu tak terulang, baik kepada dirinya atau siapapun. Dia juga berharap polisi objektif menindaklanjuti kasus itu.

"Bila (pelaku) di bawah umur ya dibina, supaya tidak melakukan kekeliruan yang sama, bila sudah dewasa, maka hukum orang dewasa yang berlaku," pungkasnya.

Terduga pelaku berinisial AN (22), asal Sangata, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, berhasil diamankan usai menyerahkan diri pada Sabtu (13/1).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya