Berita

Pejuang Houthi dan pendukung suku mengacungkan senjata mereka selama protes terhadap serangan pimpinan AS terhadap Houthi baru-baru ini/Net

Dahlan Iskan

AS Bantah Laporan Houthi tentang Serangan Baru di Yaman

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 14:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Laporan Houthi yang menyebut bahwa pasukan gabungan Barat telah melakukan serangan baru di wilayah Yaman, dibantah dengan tegas oleh Amerika Serikat.

Seorang pejabat pertahanan AS yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa tidak ada serangan yang dilakukan oleh pasukan gabungan selama hari Minggu (14/1).

"Tidak ada serangan AS atau koalisi yang terjadi hari ini," ungkapnya  seperti dimuat AFP.


Situs berita Ansar Allah milik Houthi mengatakan bahwa pasukan gabungan yang dipimpin oleh AS dan Inggris telah menghantam Hodeida akhir pekan lalu.

Dikatakan, serangan tersebut persisnya terjadi di daerah Jabal Jada di distrik Al-Luhaya di provinsi Hodeida, di pantai Laut Merah Yaman.

"Serangan udara dari agresi Amerika-Inggris menghantam Hodeida," ungkap laporan tersebut.

Pasukan AS dan Inggris hanya mengakui serangan di wilayah Yaman pada hari Jumat (12/1), di mana mereka menembakkan rudal dan bom ke lokasi target yang diduga menjadi sarang Houthi.

Baik AS maupun Inggris mengklaim tindakan militer mereka harus dilakukan guna menghentikan serangan Houthi pada kapal-kapal komersil Barat yang melintas di Laut Merah.

Mereka juga tidak membantah akan adanya serangan lanjutan jika Houthi tidak berhenti melakukan manuver berbahaya di perairan tersebut.

Sementara itu, Houthi berjanji untuk terus menyerang kapal-kapal yang diduga mendukung Israel, sebagai upaya mereka memberikan tekanan terhadap Tel Aviv agar menghentikan serangannya di Gaza.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya