Berita

Caleg PDIP daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) X Oktafiandi membuat simpul relawan Baraya Kang Okta (BKO) untuk mengawal suara PDIP, baik untuk Pilpres maupun Pileg, dengan rincian masing-masing TPS dikawal sebanya 8 orang relawan/Ist

Politik

Caleg PDIP Pendatang Baru Berpeluang Gusur Petahana di Dapil Jabar X

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 09:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 semakin kompetitif terutama di daerah pemilihan Jawa Barat (Jabar) X yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar untuk DPR RI.

Tidak mudah bagi petahana untuk mempertahankan kursinya mengingat kandidat yang ikut kontestasi semakin kompetitif dan kekuatan relatif merata. Sejumlah calon legislatif (caleg) pendatang baru berpotensi menggusur eksistensi caleg petahana pada Pileg 14 Februari 2024 mendatang.

Salah satu caleg yang disebut-sebut sebagai caleg “kuda hitam” adalah Oktafiandi. Caleg nomor urut tujuh ini diprediksi akan mengisi satu kursi di DPR RI mewakili PDIP.


Oktafiandi diketahui merupakan mantan Jurubicara Menteri Kesehatan RI ke-19 Dokter Terawan Agus Putranto ini masuk ke arena pertarungan Pileg 2024.

"Dengan dukungan masyarakat, saya optimis ke Senayan," kata Oktafiandi dalam keterangannya, Senin (15/1).

Wakil Direktur Representatif di Direktorat Juru Kampanye Nasional TPN Ganjar-Mahfud ini mengaku mengandalkan strategi dengan aktif mengunjungi wilayah untuk bersosialisasi sekaligus menampung aspirasi, serta potensi masyarakat di daerah pemilihan.

Salah satunya adalah dengan membuat simpul relawan Baraya Kang Okta (BKO). Nantinya, simpul relawan ini ditugaskan mengawal suara PDIP, baik untuk Pilpres maupun Pileg, dengan rincian masing-masing TPS dikawal sebanya 8 orang relawan.

"Saya yakin dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pembangunan masyarakat di Dapil Jabar X dan kesejahteraan masyarakatnya," kata Oktafiandi.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya