Berita

Penampakan terowongan di Sinagog Chabad-Lubavitch, Brooklyn, New York, Amerika Serikat/Net

Dahlan Iskan

Terowongan Hasidic

SENIN, 15 JANUARI 2024 | 04:57 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

SENGKETA rumah ibadah ini jadi berita besar di New York. Bukan di satu gereja atau masjid, tapi di satu rumah ibadah Yahudi: sinagog.

Berita besar itu: telah ditemukan terowongan rahasia bawah tanah di bawah sinagog Chabad-Lubavitch di Brooklyn, New York. Yang membangunnya 10 anak muda militan dari jemaat di sinagog itu.

Beritanya kian besar karena terowongan itu dianggap membahayakan konstruksi gedung-gedung sekitarnya. Pemkot New York menegaskan: pembangunan terowongan itu illegal.


Beritanya kian besar setelah polisi menggerebek sinagog tersebut. Polisi mendapat perlawanan dari anak-anak muda di situ. Mereka ingin mempertahankan terowongan.

Alasan mereka: itu sesuai dengan ajaran suci dari rabbi agung mereka. Yakni Rabbi Menachem Schneerson, almarhum. Begitu hebatnya keulamaan Menachem sampai dianggap seorang nabi yang suci. Disejajarkan dengan tuan guru.

Tentu polisi New York tidak mengenal ajaran seperti itu.

Polisi ingin menegakkan hukum tanpa pandang bulu apa pun.

Anak-anak muda itu juga ngotot.

Terjadilah ketegangan. Ricuh. Akhirnya mereka diringkus. Dibawa ke kantor polisi. Ditahan.

Sinagog Chabad-Lubavitch, Anda sudah tahu, adalah tempat ibadah golongan paling fanatik dalam agama Yahudi: kelompok Hasidic.

Aliran Yahudi Hasidic dibawa ke Amerika oleh para pengungsi Yahudi dari Eropa Timur. Khususnya dari sekitar Ukraina sekarang.

Pengikut Hasidic, di seluruh dunia, hanya sekitar 100.000 orang. Kini berpusat di New York, di sinagog Chabad-Lubavitch tersebut.

Tuan Guru Rabbi Menachem sudah meninggal tahun 2004 lalu. Usiannya saat itu 92 tahun. Tuan Guru Menachem telah menjadi ulama Yahudi paling terkemuka di Amerika saat itu.

Pun di agama Yahudi, muncul berbagai kelompok dan aliran. Masing-masing aliran mempraktikkan ajaran agama yang berbeda.

Hasidic adalah kelompok yang ibadahnya dianggap paling murni. Paling sesuai dengan kitab suci. Tidak boleh makan babi. Daging harus dari binatang yang disembelih secara benar –dengan doa-doa yang sesuai ajaran.

Pun dalam berpakaian: kepala harus ditutup kopiah khas Yahudi.

Rupanya terjadi perbedaan pendapat di antara jemaat sinagog tersebut. Begitulah di agama. Masing-masing merasa paling sesuai dengan ajaran agama mereka.

Perselisihan itu memuncak. Anak-anak muda di sinagog tersebut lantas tidak diakui. Bahkan tidak boleh masuk rumah ibadah itu. Jadilah rebutan sinagog.

Anak-anak muda itu kalah. Lalu membangun terowongan di bawahnya. Ketika yang lain ibadah di sinagog, mereka ibadah di bawahnya.

Informasi tersebut belum tentu benar. Masalah ini berusaha ditutupi sebagai urusan internal sinagog.

Pengurus sinagog mengecam pemberitaan di media, khususnya yang mengaitkan terowongan itu dengan cerita-cerita fanatisme beragama. Atau yang menghubungkannya dengan persiapan untuk menghadapi hari kiamat. Termasuk berita yang menduga terowongan itu akan bisa tembus langsung ke wilayah Hamas di Gaza.

Ditepis juga anggapan bahwa terowongan itu akan tembus ke jalan terdekat. Lalu anak-anak muda yang dilarang masuk sinagog dari pintu depan masih bisa beribadah di situ lewat jalan rahasia.

Terowongan Hamas dan Hisbullah di Palestina telah memberi inspirasi untuk membuat terowongan serupa di New York.

Tapi di New York penuh dengan hutan gedung pencakar langit. Tentu tidak sama dengan alam padang pasir di Gaza.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya