Berita

Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan/Ist

Politik

Merasa Dizalimi, Tak Heran Paslon 1 dan 3 Koalisi

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 16:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wacana bergabungnya (koalisi) kubu Paslon Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies-Muhaimin dengan Paslon 3 Ganjar-Mahfud, bisa saja terjadi, jika Pilpres berlangsung dua putaran.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, berpendapat, isu koalisi itu mencuat, karena kubu Prabowo-Gibran diyakini bakal lolos putaran kedua.

"Tak heran kalau kemudian muncul narasi, di putaran kedua kubu 1 dan 3 bakal berkoalisi, karena memiliki isu bersama," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, melalui pesan WhatsApp di Jakarta, Minggu (14/1).


Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu juga membeberkan, isu bersama yang digaungkan paslon 1 dan 3 adalah menyelamatkan demokrasi, melawan neo Orba, melawan politik dinasti, dan merasa sama-sama dizalimi.

"Inilah yang makin menguatkan isu koalisi 1 dan 3 bakal terwujud," jelas Adi Prayitno.

Kendati begitu, pembahasan soal koalisi di putaran kedua masih sebatas pernyataan elite, dan belum ada pembicaraan resmi.

"Tetapi andai Pilpres hanya berlangsung satu putaran, maka penggabungan koalisi 1 dan 3 sudah tak lagi relevan," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya