Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto berkampanye di Alun-alun Tastura Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB)/Ist

Politik

Airlangga Targetkan Dua Kursi di NTB dan Menangkan Prabowo-Gibran

MINGGU, 14 JANUARI 2024 | 13:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dalam kunjungannya ke Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, kembali mengajak kader beringin di NTB untuk meningkatkan dukungan terhadap Golkar.

Airlangga menyampaikan target 20 persen kursi legislator tingkat nasional. Ia juga berharap NTB mendapatkan peningkatan suara dan memperoleh dua kursi, masing-masing satu kursi di dua dapil. Untuk DPRD provinsi, targetnya adalah kenaikan 80 persen.

"Target ini saya sampaikan kepada seluruh pendukung dan pengurus partai di tingkat daerah. Mari kita bersama-sama capai tujuan ini," kata Airlangga dikutip Minggu (14/1).


Dalam konteks Pilpres 2024, Airlangga menyatakan bahwa Golkar akan terus mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

"Kami berharap pasangan Prabowo-Gibran bisa memenangkan pilpres dalam sekali putaran," kata Airlangga, sambil menegaskan bahwa Golkar dan paslon berbagai tugas. Prabowo sendiri juga  melakukan kampanye di daerah lain dan Gibran juga aktif di lapangan.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa strategi untuk mencapai target tersebut melibatkan kegiatan kampanye di tengah masyarakat, seperti yang dilakukan di Alun-alun Tastura Praya dengan partisipasi sekitar 30 ribu pendukung Golkar.

Selain itu, Airlangga mendorong seluruh calon legislatif Golkar untuk terus mensosialisasikan partai dan bekerja sama dengan tim kampanye Prabowo-Gibran.

"Saat ini dukungan untuk Prabowo-Gibran sudah mencapai 45 persen, dan kita ingin meningkatkannya menjadi 60 persen," ucap Airlangga.

Selama kunjungan, Airlangga juga terlibat dalam senam gemoy bersama masyarakat Praya, sebagai bagian dari upaya untuk mensosialisasikan visi dan misi pasangan Prabowo-Gibran.





Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya