Berita

Prabowo Subianto (dua kanan) dan Meutya Viada Hafid (kanan)/Ist

Politik

Kampanyekan Meutya Hafid, Prabowo: Beliau Lebih Mengerti Pertahanan

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 21:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto meminta masyarakat turut mensukseskan calon legislatif yang diusung oleh partai penggerak Koalisi Indonesia Maju (KIM) dalam memenangkan Pileg 2024.

Hal itu Prabowo Subianto saat menghadiri konsolidasi partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), relawan dan masyarakat GOR Pancing, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/1).

Salah satu yang diperkenalkan oleh Prabowo dalam acara tersebut, adalah Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran yang juga politisi Partai Golkar, Meutya Viada Hafid yang maju Pileg 2024 dari Partai Golkar.


"Tolong didukung Meutya Hafid, caleg sangat penting saya minta dimenangkan. Ini sangat membela Indonesia di Komisi I, beliau ini lebih mengerti pertahanan dari yang lain-lain," kata Prabowo.

Prabowo juga mengenalkan politisi Partai Golkar lain seperti Ahmad Doli Kurnia Tandjung. Masyarakat Sumut pun diminta untuk memilih Ahmad Doli.

Selain politisi Partai Golkar, nama caleg yang bertarung di Sumatera Utara yang diperkenalkan Prabowo adalah Hinca Pandjaitan.

Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, Partai Demokrat layak untuk menjadi wakil rakyat Senayan.

"Pak Hinca ini sekutu saya dari dulu Partai Demokrat nasionalis. Kalau marga Pandjaitan pasti nasionalis," selorohnya.

Setelah itu, Prabowo mempersilahkan caleg-caleg lain untuk memperlihatkan wajah-wajah mereka ke hadapan masyarakat hadir.

"Coba yang nyaleg semua angkat tangan berdiri yang nyaleg. Ini semua dibantu menangkan, menangkan mereka Koalisi Indonesia Maju harus jadi permanen," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya