Berita

Muhammad Zinedine Alam Ganjar saat makan siang bersama pemuda dan influencer se-Banten, di Saba Backyard, Kota Serang, Banten/Ist

Politik

Temu Pemuda Banten, Alam Ganjar Bahas Kekerasan Perempuan Hingga Pengangguran

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 20:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Beragam cerita anak muda didengarkan putra calon presiden Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar saat makan siang bersama pemuda dan influencer se-Banten, di Saba Backyard, Kota Serang, Banten.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh pemuda yang memiliki latar belakang beragam seperti perwakilan BEM, Forum OSIS Banten, Organisasi Hipmi hingga kalangan pengusaha yang turut serta aktif menyampaikan aspirasinya.

"Banyak banget isu yang muncul. Semua orang banyak berbicara dari berbagai lintas sektor, yaitu sektor pendidikan, UMKM, perempuan, difabel dan bahkan isu museum itu yang baru aku dengar," kata Alam, Sabtu (13/1).


Lanjut Alam, ini merupakan satu cerita yang menarik selama dirinya mendengar masukan keresahan dari para pemuda Banten.

Namun, dari semua pembahasan yang mencuat tersebut, ada dua isu yang digarisbawahi oleh Alam. Salah satunya yaitu soal pengangguran dan kekerasan seksual terhadap perempuan.

"Terutama soal isu kekerasan seksual perlunya tindakan preventif agar hal tersebut bisa dicegah atau bahkan tidak terulang. Ini bisa dimulai dari edukasi sejak dini," tuturnya.

Untuk itu, Alam melihat pentingnya pembangunan kurikulum pendidikan karakter yang dimulai dari tingkat PAUD, untuk mencegah tersebut terulang di kemudian hari.

Selain itu, menyikapi soal pengangguran, Alam menilai pentingnya berkolaborasi dalam melihat peluang untuk mengisi satu sama lain dari berbagai macam sektor.

"Semua agar mampu meningkatkan kebermanfaatan dan menghasilkan nilai-nilai positif untuk kemajuan daerah Banten," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya