Berita

Relawan Muda Prabowo-Gibran (RMPG) menggelar audiensi bersama Balai Dewan Pakar (BDP) TKN Prabowo-Gibran/Ist

Politik

RMPG: Program Makan Siang dan Susu Gratis untuk Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 20:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Program makan siang gratis yang dicanangkan pasangan calon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, akan memberikan dorongan besar untuk mewujudkan kedaulatan pangan, energi dan air.

Begitu dikatakan Sekretaris Jenderal Relawan Muda Prabowo-Gibran (RMPG) Hanief Adrian usai menggelar audiensi bersama Balai Dewan Pakar (BDP) TKN Prabowo-Gibran.

Audiensi itu, dihadiri oleh Ketua Forum Jabar Sehat Atalia Praratya Ridwan Kamil, Guru Besar IPB Prof. Rahmat Pambudy, dan Co-Founder Indonesia Food Security Review (IFSR) I Dewa Made Agung.


Dalam keadaan krisis akibat resesi, dikatakan Hanief, perlambatan ekonomi dan wabah Covid-19 saja, Indonesia bisa mempertahankan angka pertumbuhan 5 persen.

"Jika program maksi dan susu gratis ini berjalan maka pertumbuhan bisa jadi akan naik di atas 5 persen bahkan dua digit," ujar Hanief dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/1).

Dikatakan Hanief, program maksi dan susu gratis yang mendapatkan perhatian banyak pihak ini, masih perlu dimaksimalkan untuk masyarakat Indonesia yang sedang menghadapi tantangan bonus demografi menuju 100 tahun usia emas 2045.

Tidak lupa, kata Hanief lagi, manfaat program ini akan dirasakan secara maksimal oleh masyarakat berpenghasilan rendah seperti tukang ojek, tenaga kebersihan, buruh, petani penggarap dan pekerja harian lainnya.

"Bagi pekerja harian yang sudah mempunyai anak bersekolah dengan berpenghasilan sehari di bawah Rp100 ribu pasti akan sangat terbantu," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya