Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD/Ist

Politik

Mahfud MD Konsisten Berantas Korupsi, Menristek Era Gus Dur Pilih Dukung Paslon 3

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 17:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemajuan yang diimpikan Bangsa Indonesia akan melesat terwujud jika pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD menang pada Pilpres 2024.

Begitu pesan Muhammad A.S Hikam, yang merupakan Menteri Riset dan Teknologi di era Presiden Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) saat memberikan kesaksian tentang sosok Mahfud MD.

Hal tersebut dikatakan Hikam saat mendampingi Mahfud MD bertemu dengan milenial dan generasi Z di kapal Pinisi, di Pantai Losari, Jalan Tanjung Bunga, Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.


"Kalau Pak Mahfud menemani Pak Ganjar memimpin negara kita, kemajuan negara kita sepesat jalan kakinya Pak Mahfud, sat set dan tas tes," ujar Hikam dalam keterangannya, Sabtu (13/1).

Kata Hikam, kualitas dan kapabilitas Mahfud MD sudah tidak diragukan lagi. Dia menilai mantan ketua hakim Mahkamah Konstitusi Itu sebagai pemimpin yang tegas dan berkomitmen menegakkan hukum.

Hikam menjelaskan, Mahfud yang kini menjabat Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan itu juga berkomitmen dan konsisten dalam memberantas korupsi di Indonesia.

"Yang menjadi daya tarik buat saya mendukung Pak Mahfud ini adalah beliau sejak awal menjadi seorang yang sangat konsisten dalam pemberantasan korupsi," katanya.

Lanjutnya, hal itulah yang seharusnya menjadi pertimbangan milenial dan generasi Z saat ini untuk memilih pemimpin yang baik dan benar.

Tak hanya sejumlah influencer, milenial, dan gen Z, pertemuan ini juga dihadiri para politisi dari partai pengusung seperti PDIP, Hanura, PPP, dan Perindo.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya