Berita

Kapal kontainer melintasi Teluk Suez menuju Laut Merah/Net

Dunia

Houthi Tidak Sengaja Serang Kapal Tanker Pembawa Minyak Rusia

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 15:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Secara tidak sengaja, kelompok militan Houthi menembakkan rudal ke sebuah kapal tanker pembawa minyak milik Rusia di lepas pantai Yaman pada Jumat (12/1).

Kabar itu diungkap oleh perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Al-Arabiya.

Dikatakan Ambrey, serangan itu bukanlah yang pertama. Sebelumnya Houthi secara tidak sengaja mengenai kapal tanker yang membawa minyak Rusia.


“Ini adalah kapal tanker kedua yang secara keliru menjadi sasaran Houthi saat membawa minyak Rusia," ungkap Ambrey.

Laporan Ambrey diperkuat oleh Organisasi Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) yang mengatakan bahwa pihaknya mendeteksi serangan rudal yang ditembakkan 90 mil laut tenggara kota pelabuhan Aden di Yaman.

“Nakhoda melaporkan adanya pendaratan rudal di perairan sejauh 400-500 meter, dan diikuti oleh tiga kapal kecil,” kata catatan penasihat UKMTO.

Baik Ambrey maupun UKMTO tidak melaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut.

Houthi meluncurkan gelombang demi gelombang ledakan drone dan rudal ke kapal-kapal komersial Barat di Laut Merah sejak 19 November.

Serangan itu diklaim Houthi sebagai bagian dari protes mereka terhadap operasi militer Israel di Jalur Gaza.

Merespon tindakan Houthi, Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan dari udara dan laut terhadap wilayah kekuasaan militan tersebut di Yaman pada Jumat (12/1)

Sementara itu, Rusia, sekutu Iran dan mitra negara-negara utama Arab, mengecam serangan tersebut dan menyerukan pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya