Berita

Calon Presiden Taiwan dari Partai Progresif Demokratik (DPP), Lai Ching-te/Net

Dunia

Minta Warga Tidak Golput, Capres Partai DPP: Nasib Kemerdekaan Taiwan Dipertaruhkan

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 11:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Calon Presiden Taiwan dari Partai Progresif Demokratik (DPP), Lai Ching-te, mengimbau warga tidak tinggal diam di rumah dan pergi ke TPS terdekat untuk menggunakan hak pilih mereka pada Sabtu (13/1).

Lai mengatakan, perhatian dunia saat ini tertuju pada hasil pemilihan Taiwan. Dia merujuk pada bagaimana China nampak lebih memilih lawannya dari partai Kuomintang (KMT), dibanding dirinya yang memang jelas menentang reunifikasi dengan Beijing.

Oleh sebab itu, Lai meminta agar warga Taiwan tidak menyia-nyiakan hak pilihnya dan menggunakannya secara bijak guna masa depan negara yang merdeka dan sepenuhnya independen.


"Jika masyarakat tidak memilih, masa depan mereka dan apa yang mereka pedulikan akan ditentukan oleh orang lain," tegas Lai, seperti dimuat Taiwan News.

Pasangan Lai yakni Hsiao Bi-khim juga meminta masyarakat untuk memberikan suara mereka dan tidak berdiam diri di detik-detik terakhir.

"Kemajuan Taiwan tinggal selangkah lagi," kata Hsio.

Calon Presiden dari partai DPP berjanji melanjutkan delapan tahun kejayaan dan pencapaiannya di bawah Presiden Tsai Ing-wen.

Dia juga berjanji untuk menunjuk orang-orang berdasarkan bakat, apapun afiliasi partainya, dan mengatur tim terbaik untuk memperkuat Taiwan.

Selain memenangkan kursi kepresidenan, DPP berupaya mendapatkan mayoritas di Legislatif Yuan, di mana seluruh 113 kursi akan diperebutkan.

Pemungutan suara dibuka pukul 8 pagi waktu setempat di seluruh Taiwan. Tidak ada pemungutan suara elektronik, absensi, proksi, atau pemungutan suara awal, dan pemenang akan dihitung di hari yang sama.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya