Berita

Deklarasi Relawan Turun Tangan dan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP) putar arah dukungan untuk Prabowo-Gibran di Media Center Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Jumat (12/1)/Istimewa

Politik

Relawan Anies dan Ganjar Geser Dukungan ke Prabowo-Gibran

SABTU, 13 JANUARI 2024 | 06:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perubahan arah dukungan dilakukan Relawan Turun Tangan yang merupakan pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Aksi yang sama juga dilakukan relawan Sahabat Ganjar Pranowo (SGP) yang sebelumnya mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam Pilpres 2024.

Hal ini dipastikan usai Relawan Turun Tangan dan SGP menyampaikan dukungan resmi di Media Center Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

"Akhir-akhir ini terutama setelah debat pilpres yang ketiga itu migrasi kepada Pak Prabowo atau dukungan kepada Pak Prabowo semakin hari semakin banyak dan mengalir terus," kata Wakil Komandan TKN Golf (Relawan) Prabowo-Gibran, Ahmad Gojali Harahap.


Dengan bertambahnya kekuatan baru, Gojali optimistis, Prabowo-Gibran dapat memenangi Pilpres 2024 dalam satu putaran.

Sementara itu, inisiator Gerakan Turun Tangan Yogyakarta, Sanghyang Sukma Wahyu Abadi, menyebut alasan pihaknya mengalihkan dukungan ke Prabowo-Gibran. Yaitu didorong oleh penampilan Anies Baswedan dalam debat capres ketiga yang menyerang Prabowo secara personal yang dianggap tidak mencerminkan jiwa kepemimpinan.

"Mungkin Pak Prabowo tidak pintar berdialektika, tetapi kami melihat Pak Prabowo melakukan baktinya kepada negeri ini dengan baik. Itulah salah satu alasan kami kenapa migrasi ke Prabowo-Gibran," jelas Sukma.

Sedangkan, Ketua Umum Sahabat Ganjar Pranowo (SGP), Ahmad Muhdlor Ihsan mengatakan, pihaknya mengalihkan dukungan ke Prabowo-Gibran karena merasa tidak dihargai.

"Mohon maaf, kita sudah habis Rp2,2 miliar selama dua tahun. Kenapa SGP menarik dukungan, karena kami, ketua umum SGP, dan seluruh jajaran pengurus se-Indonesia, merasa sudah diinjak-injak harga diri kita," kata Muhdlor.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya