Berita

Sekretaris Jenderal Partai Demkrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

PDIP Sepakat dengan JK, Jokowi Harus Netral!

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 23:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud sepakat dengan permintaan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) agar Presiden Joko Widodo netral di Pilpres 2024.

“Kami setuju dengan pendapat Pak Jusuf Kalla,” kata Sekretaris TPN Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Bagi Hasto, JK merupakan tokoh  berpengalaman di kancah perpolitikan nasional. Sehingga, Sekjen DPP PDIP ini meyakini Jokowi akan mendengarkan pendapat mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.


“Beliau (JK) sosok pemimpin berpengalaman, dan apa yang disampaikan Pak JK kami yakin didengarkan Pak Presiden Jokowi,” kata Hasto.

Seharusnya, Jokowi menjalankan sisa kepemimpinannya sebagai kepala negara dengan meninggalkan warisan yang baik untuk bangsa dan negara itu sendiri.

“Jangan sampai tercatat sebagai sosok yang tidak mampu menjadi payung keadilan bagi rakyat, tidak mampu menjalankan pemilu yang demokratis. Ini yang diharapkan dan dipesankan Pak JK terhadap Presiden Jokowi,” pungkasnya.

JK sebelumnya mengingatkan Presiden Jokowi agar tetap netral pada Pemilu 2024. Apalagi, netralitas seorang presiden tercantum dalam sumpah jabatan. Ia menyebut Jokowi juga disumpah dengan menggunakan kitab suci Al-Quran.

"Saya selalu ingatkan bahwa netralitas itu tercantum dalam adilnya dan sumpah seorang presiden," kata JK di Kediamannya di Jalan Brawijaya VI, Jakarta, Rabu (10/1).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya