Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Aksi Mahasiswa Tolak Dinasti Menuju Impeachment Jokowi

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 18:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi ribuan mahasiswa berbagai kampus yang menolak praktik politik dinasti belakangan ini mengonfirmasi ketidakpuasan publik atas kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Hal ini disampaikan pengamat politik Rocky Gerung dalam merespons aksi Mahasiswa Indonesia Bersatu membagi-bagikan selebaran berisi penolakan politik dinasti di 35 Provinsi di Indonesia, Kamis (11/1).

“Kelihatannya kampus dengan akal sehatnya ingin memperlihatkan bahwa 'kami tidak diam, kami justru muak. Kami tahu apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi'. Ini sebenarnya energi untuk memperkuat posisi-posisi oposisi,” kata Rocky Gerung dikutip dari akun YouTube Rocky Gerung Official, Jumat (12/1).


Rocky menilai, mahasiswa sudah satu pandangan bahwa politik dinasti merupakan upaya Jokowi menghalangi proses demokrasi yang sehat di Indonesia.

“Di ujung kepemimpinan Pak Jokowi, demokrasi memburuk,” papar Rocky.

Lebih jauh, Rocky Gerung menganggap gerakan mahasiswa ini bisa diperbesar dengan memproses tuntutan hingga ke meja MPR RI.

"Dorongan para mahasiswa ini bisa diteruskan prosesnya melalui MPR untuk impeachment (pelengseran). Jadi saya kira itu logika gerakannya. Cuma dengan cara melengserkan Jokowi, dinastinya berhenti," tutup Rocky Gerung.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya