Berita

Istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, saat bersilahturahmi dengan 1500-an Kader Posyandu di Kebon Gede, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (12/1)/Ist

Politik

Atikoh Janjikan Insentif Kader Posyandu Jika Ganjar-Mahfud Menang

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 14:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD berkomitmen terhadap pencegahan dan pengentasan kasus stunting. Terkait hal itu, Ganjar-Mahfud pun menjanjikan pemberian insentif bagi para kader Posyandu.

Demikian disampaikan istri Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, saat bersilahturahmi dengan 1500-an Kader Posyandu di Kebon Gede, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (12/1).

"Karena Ganjar-Mahfud itu sangat mengapresiasi perjuangan dari ibu-ibu yang ada di Posyandu ini, dari tim visi misi yang menyusun program itu, insya Allah kalau Ganjar-Mahfud mendapatkan amanah, ini nanti akan ada insentif untuk kader Posyandu," kata Atikoh.


Menurut Atikoh, selama ini kader-kader Posyandu sudah sangat luar biasa dalam pencegahan dan penanganan kasus stunting, namun tetap kurang diperhatikan.

"Padahal kader Posyandu yang menjadi tulang punggung keberhasilan program-program ya. Dari Puskesmas minta data ke Posyandu. Dari Dinas minta data ke Posyandu. Ketika ada program-program vaksin, yang dimintai tolong Posyandu," kata Atikoh.

Untuk itu, kata Atikoh, Ganjar-Mahfud melihat perlunya kader Posyandu diberikan insentif. Terlebih juga untuk mendukung munculnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

"Ya walaupun ibu-ibu ini lillahita'ala untuk kebaikan masyarakat, tapi tetap mau ya bu ya kalau dikasih insentif ya? Nanti akan diperjuangkan karena kita tahu ibu-ibu dan bapak-bapak yang sebagai kader Posyandu itu lah garda terdepan untuk kesehatan masyarakat yang berkualitas," kata Atikoh.

Lebih lanjut, Atikoh menyampaikan, jika pemberian insentif sangat penting. Daripada anggaran negara habis untuk menanggung beban BPJS mengkover penyakit yang degeneratif seperti diabetes, hingga hipertensi.

"Tapi Insya Allah ini adalah bentuk dari support, bentuk dari penghargaan pasangan Ganjar-Mahfud untuk para kader Posyandu yang ada di seluruh Indonesia," kata Atikoh.

"Jumlah Posyandu di seluruh Indonesia lebih dari 330 ribu dengan jumlah kader satu setengah juta, kalau ini diberikan insentif tidak terlalu membebani negara karena investasi kita adalah investasi kesehatan," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Atikoh aktif interaktif dengan para kader Posyandu. Sejumlah kader pun sangat antusias bersilahturahmi dengan Atikoh. Kegiatan ini dalam rangka lanjutan Safari Politik Siti Atikoh ke Lampung-Palembang.

 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya