Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Tapanuli Tengah/RMOL

Politik

Anies Senang Gaya Kampanyenya Ditiru Paslon Sebelah

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 10:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gaya kampanye calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan memang terbilang unik.

Selain berkeliling menyapa masyarakat dan menggelar diskusi Desak Anies di berbagai daerah, jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu juga gencar berkampanye lewat TikTok.

Gaya kampanye unik Anies ini ternyata mulai diikuti pasangan capres-cawapres kubu sebelah yang juga ikutan live TikTok dan menggelar forum diskusi.


Menanggapi hal ini, Anies yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu merasa senang karena capres-cawapres kubu sebelah terinsipirasi darinya.

"Kampanye bukan soal pemasangan banner, tapi kampanye tentang ide, gagasan, dan rekam jejak," kata Anies di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Tapanuli Tengah, Jumat (12/1).

Anies yang berpasangan denngan awapres Muhaimin Iskandar alias Cak Imin itu mengatakan, dialog dengan masyarakat juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial TikTok.

"Jadi ketika kemudian itu diikuti kami bersyukur dan mengikuti itu memerlukan kebesaran hati. Jadi saya menghormati kebesaran hati mereka untuk ikut di dalam rute yang kami tempuh," tukas Anies.

Diketahui, cawapres nomor urut 3 Mahfud MD kini memiliki program yang mirip-mirip Desak Anies bernama Tabrak Prof. Selanjutnya cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka juga kini mempunyai program Gibran Mendengar.

Begitupun dengan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto baru-baru ini juga melakukan live TikTok.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya