Berita

Ribuan petani asal Lereng Merbabu, di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah deklarasikan dukungan ke Prabowi-Gibran di Desa Daleman Kidul, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Rabu (10/1)/Ist

Politik

Ingin Kemakmuran, Ribuan Petani Lereng Merbabu Dukung Prabowo-Gibran

JUMAT, 12 JANUARI 2024 | 01:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ribuan petani asal Lereng Merbabu, di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang tergabung dalam Tani Merdeka rapatkan barisan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

Hal ini dinyatakan dalam acara deklarasi di Desa Daleman Kidul, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada Rabu (10/1).

"Para petani yang tergabung dari berbagai gapoktan ini dengan jumlah 1000 orang lebih yang berada di lereng gunung Merbabu telah berkomitmen untuk memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024,” kata Ketua DPC Tani Merdeka Kabupaten Magelang, Imam Sutanto dalam keterangan tertulis, Kamis (11/1).


“Ini adalah wujud harapan kami agar para petani bisa hidup makmur di bawah kepemimpinan Pak Prabowo dan Mas Gibran," tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka Don Muzakir menjelaskan, saat ini pihaknya terus bekerja keras untuk memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran pada Pilpres 2024 ini.

"Karena kami yakin Prabowo-Gibran adalah pasangan yang paling peduli dengan nasib petani, nelayan, dan pedagang di Indonesia,” kata Don Muzakir.

Untuk mewujudkan itu, sejauh ini Tani Merdeka telah membentuk 5.800 Posko Pemenangan Prabowo-Gibran tingkat desa di Jawa Tengah.

Dimana wilayah Jawa Tengah sendiri merupakan kandang PDI Perjuangan yang saat ini menjadi pesaing dalam Pilpres.

Selain mendirikan dibuan posko, Don mengaku banyak mendapatkan masukan dari para petani di Jawa Tengah agar Sudaryono selaku Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah untuk menjadi Gubernur.

"Sehingga pembangunan di Jateng bisa lebih baik dan mensejahterakan rakyat khususnya petani," ucap Don.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya